Rahasia Ibadah Puasa

KHUTBAH PERTAMA

Kaum muslimin sidang jum’at rahimakumullah !

Dalam sebuah hadits qudsi yang shahih, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam meriwayatkan Firman Allah Ta’ala :

كُلُّ ‌عَمَلِ ‌ابْنِ آدَمَ لَهُ، إِلَّا الصِّيَامَ، فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَأَكْلَهُ وَشُرْبَهُ مِنْ أَجْلِي

Setiap amalan anak adam itu untuknya kecuali puasa karena sesungguhnya puasa itu untukku dan Akulah yang akan membalasinya karena ia meninggalkan syahwatnya, makan dan minumnya karena Aku“

_____________

Hadits Muttafaq ‘Alaihi

Dalam hadits yang mulia ini, terdapat dalil keutamaan ibadah puasa, dimana Allah menyandarkan ibadah puasa itu kepada diri-Nya sedangkan amalan lain disandarkan kepada hamba itu sendiri. Diantara kekhususan ibadah puasa dibandingkan dengan ibadah-ibadah yang lain berdasarkan hadits diatas adalah :

  1. Bahwa tidak pernah ada satupun sesembahan selain Allah apakah itu berhala, jin, tempat yang dikeramatkan dan lainnya yang diibadahi oleh penyembahnya dari kalangan orang-orang musyrik dengan ibadah puasa, walaupun sesembahan selain Allah tersebut kadang kala diibadahi oleh penyembahnya dengan ruku’ dan sujud kepadanya, atau menyembelih dan bernadzar untuknya, berdo’a kepadanya akan tetapi tidak pernah mereka diibadahi oleh penyembahnya dengan cara berpuasa. Maka Allah Ta’ala hanya Dialah sesembahan yang diibadahi dengan puasa dimana orang-orang yang beriman kepada Allah mengibadati Allah dengan cara berpuasa tersebut untuk Allah sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah.
  2. Bahwa puasa adalah ibadah yang tersembunyi dari pengetahuan makhluk berbeda dengan ibadah zhahir seperti sholat, haji, shodaqah, baca qur’an dan lainnya dimana dalam ibadah yang zhahir ini memungkinkan untuk diketahui oleh orang lain. Kita bisa mengetahui dan melihat seseorang itu sedang sholat atau tidak, namun kita tidak bisa mengetahui seseorang itu sedang berpuasa atau tidak meskipun di Bulan Ramadhan sekalipun. Maka dalam ketersembunyian ibadah puasa terdapat didalamnya rahasia keikhlasan yang sejati. Dimana sebuah ibadah jika semakin ia tersembunyi maka semakin ia dekat kepada keikhlasan.

Berkata shahabat Zubair bin ‘Awwam radhiyallahu ‘anhu :

مَنِ اسْتَطَاعَ أَنْ تَكُونَ ‌لَهُ ‌خَبيئَةُ مِنْ عَمَلٍ صَالِحٍ فَلْيَفْعَلْ

Siapa yang mampu untuk memiliki amal shalih yang tersembunyi maka hendaklah ia lakukan “ 1)

  1. Dalam ibadah puasa tersembunyi ganjaran pahala yang besar yang tidak ada yang mengetahui kadarnya kecuali hanyalah Allah saja. Adapun ibadah-ibadah dan kebaikan-kebaikan yang lain disebutkan oleh Allah Ta’ala kadar kelipatan pahalanya.

membaca Al Quran misalnya maka disebutkan oleh nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dalam haditsnya :

مَنْ ‌قَرَأَ ‌حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ، وَالحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ، وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ

Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan “alif lam mim” satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf” 2)

Kemudian Allah Ta’ala juga berfirman terkait dengan pahala shodaqah :

مَّثَلُ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمۡوَٰلَهُمۡ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ ‌كَمَثَلِ ‌حَبَّةٍ أَنۢبَتَتۡ سَبۡعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنۢبُلَةٖ مِّاْئَةُ حَبَّةٖۗ وَٱللَّهُ يُضَٰعِفُ لِمَن يَشَآءُۚ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ ٢٦١ 

Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui”

__________ Surat Al Baqarah ayat 261

Adapun untuk pahala puasa maka Allah hanya sebutkan : وَأَنَا أَجْزِي بِهِ (Akulah yang akan membalasinya) didalam ungkapan ini terdapat isyarat bahwa bagi orang yang berpuasa terdapat ganjaran dari sisi Allah dalam jumlah kelipatan pahala yang tidak terhitung yang hanya Allah yang mengetahui kadar jumlahnya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ ‌آدَمَ ‌يُضَاعَفُ، ‌الْحَسَنَةُ ‌عَشْرُ ‌أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعمِائَة ضِعْفٍ، قَالَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ: إِلَّا الصَّوْمَ، فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ، يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِي

 “Setiap amal anak Adam dilipatgandakan pahalanya. Satu macam kebaikan diberi pahala sepuluh hingga tujuh ratus kali. Allah ‘azza wajalla berfirman; ‘Kecuali puasa, karena puasa itu adalah bagi-Ku dan Akulah yang akan memberinya pahala. Sebab, ia telah meninggalkan nafsu syahwat dan nafsu makannya karena-Ku.’3

Maka hendaklah setiap mu’min berusaha untuk mendapatakan pahala yang besar ini.

فَاعْتَبِرُوْا يآ أُوْلي الْأَبْصَار لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ


KHUTBAH KEDUA

Kaum muslimin sidang jum’at rahimakumullah !

Tidaklah puasa itu mendapatkan pahala yang besar dari sisi Allah melainkan karena adanya rahasia kesabaran didalam ibadah puasa tersebut, maka sifat sabar inilah yang menjadi sebab adanya pahala yang besar tak terhingga yang Allah berikan bagi orang berpuasa. Karena itulah selanjutnya Allah Ta’ala menyebutkan :

يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَأَكْلَهُ وَشُرْبَهُ مِنْ أَجْلِي

karena ia meninggalkan syahwatnya, makan dan minumnya karena Aku“

Berkata Imam Sufyan bin ‘Uyainah ketika menafsirkan hadits qudsi diatas :

الصَّوْمُ هُوَ الصَّبْرُ يَصْبِرُ الْإِنْسَانُ عَلىَ الطَّعَامِ وَالشَّرَابِ وَالنِّكَاحِ

Puasa itu adalah kesabaran, dimana seseorang bersabar untuk tidak makan, minum dan hubungan nikah4)

Lalu beliau membaca firman Allah Ta’ala :

اِنَّمَا يُوَفَّى الصّٰبِرُوْنَ اَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ 

Sesungguhnya hanya bagi orang-orang yang sabar disempurnakan pahala mereka tanpa terhitung

_______ Surat Az Zumar ayat 10

Dari sini diambil kesimpulan bahwa puasa berpahala besar tidak terhitung disebabkan ada padanya dua kesabaran :

  • Kesabaran Menahan Nafsu
  • Kesabaran karena mentaati Allah

***

1. Kitab Az Zuhd oleh Imam Abi Daud hal.122

2. ( HR. Tirmidzi dan dishahihkan oleh Syekh Al Albani di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6469)

3. Shahih Muslim 1151

4. Syarah Shahih Bukhari oleh Ibnu Bathal

Download Rahasia Ibadah Puasa

Related Posts

Leave a Reply

× Hubungi Kami di Whatsapp