Keutamaan Membangun Masjid

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : ” مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ كَمَفْحَصِ قَطَاةٍ ، أَوْ أَصْغَرَ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ “.
حكم الحديث: صحيح
——————–
– أخرجه ابن ماجه (738)

Dari Jabir bin Abdillah bahwa rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya sebesar tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga .”

HR. Ibnu Majah no. 738.
____
Mafhasu al-qothoh adalah sarang salah satu jenis burung kecil yang biasa membuat sarang di atas tanah untuk bertelur di dalamnya.

Hadits ini menjelaskan tentang keutamaan dan balasan yang agung yang diperoleh oleh orang-orang yang ikut andil dalam membangun masjid Allah meski hanya menyumbangkan satu atau dua batu bata.

Membangun masjid bukan berarti harus didanai oleh satu orang saja, bahkan berkumpulnya sekelompok kaum muslimin saling bahu membahu dalam membangun masjid dengan dana atau tenaga dan lainnya telah termasuk kedalam kelompok orang yang mendapatkan keutamaan dan pahala membangun masjid sebagaimana terdapat dalam fatwa berikut ini :

السؤال:

فضيلة الشيخ- أطال الله في عمرك على طاعته- شخصان أو ثلاثة أشخاص أو أكثر اشتركوا في بناء مسجد هل يكتب لكل واحد منهم أجر بناء مسجد، أم أقل من ذلك؟

الجواب:

هل قرأت إذا زلزلت؟ ماذا قال الله في آخرها؟
السائل: ﴿ فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْراً يَرَهُ﴾ [الزلزلة:7].
الشيخ: ﴿فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْراً يَرَهُ ۞ وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرّاً يَرَهُ﴾ [الزلزلة:7-8]
كل واحد له أجر ما عمل، لكن يكون له أجر ثان من جهة ثانية وهي التعاون على البر؛ لأنه لولا اجتماع هؤلاء كل واحد أتى بقليل ما قام البناء.

فنقول: له أجر عمله وله أجر المساعدة والمعارضة، مثال ذلك: رجل أنفق مائة ريال صدقة له أجرها، أنفق مائة ريال في بناء مسجد، هذه النفقة صار فيها نفع من وجهين: أولاً: العمل ;يعني: أجر هذه الدراهم.والثاني: المساعدة حتى يتكون المسجد. لكن إذا تبرع هذا الرجل للمسجد بعشرين ألفاً، وهذا بعشرين ريالاً، فلا يمكن أن نقول: هم سواء، كل له أجر البناء كاملاً، هذا لا يمكن. انظر يا أخي, الثواب حسب العمل، نقول: هذا له أجر عمله على قدر ما أنفق وله أجر التعاون على إقامة هذا المسجد.

المصدر: سلسلة لقاءات الباب المفتوح > لقاء الباب المفتوح [230]

PERTANYAAN :

“ Fadhilatus Syaikh, -semoga Allah memanjangkan umur anda dalam ketaatan kepada-Nya..
Ada dua atau tiga orang atau lebih, bekerja sama dalam membangun masjid. Apakah akan ditulis untuk masing-masing mereka pahala membangun masjid atau kurang dari (membangun masjid) itu?

JAWABAN
“Apakah anda telah membaca surat “idza zulzilat’ ? Apakah yang Allah firmankan di akhir ayat itu ?

Penanya:

﴿فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْراً يَرَهُ ۞

(Dan barangsiapa yang melakukan (kebaikan) sebesar dzarrah (atom), maka dia akan melihatnya).
_____
(QS. Az-Zalzalah: 7)

Syekh berkata :

﴿فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْراً يَرَهُ ۞ وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرّاً يَرَهُ﴾

(Barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat dzarrah sekalipun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan sebesar dzarrah sekalipun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.“)
_____
(QS. Az-Zalzalah: 7-8)

Masing-masing akan mendapatkan pahala apa yang diamalkan. Bahkan dia mendapatkan pahala kedua dari sisi yang kedua , yaitu sisi tolong menolong dalam kebaikan. Karena jika mereka tidak bekerjasama, sedangkan masing-masing mereka hanya membawa sedikit harta, maka tentu tidak akan berdiri bangunan (yakni jika mereka tidak bekerja sama).

Maka kami katakan, dia mendapatkan pahala atas amalannya dan juga mendapatkan pahala membantu dan ikut andil nya (dalam membangun masjid)

Contoh hal dalam hal ini :

seorang menginfakkan seratus real shadaqah,maka dia akan mendapatkan pahalanya.
Jika dia menginfakkan seratus real untuk membangun masjid, maka infak tersebut memberikan manfaat dari dua sisi;
Pertama pahala perbuatan, yaitu pahala dari dirham (uang ia infaqkan) tersebut.
Kedua, (pahala) membantu sampai bangunan itu menjadi masjid.

Akan tetapi kalau ada menyumbangkan untuk masjid dua puluh ribu, dan yang lain (menyumbang) dua puluh real, maka tidak mungkin kita mengatakan, bahwa mereka sama (pahalanya), lalu masing-masing sama mendapatkan pahala membangun masjid secara sempurna.?
Ini tidak mungkin.

Perhatikanlah wahai saudaraku!

Pahala itu sesuai kadar amalan. Kami katakan: “(Orang) ini mendapatkan pahala amalan sesuai dengan apa yang diinfakkan dan juga mendapatkan pahala karena saling membantu untuk mendirikan masjid.
_______
(Liqa Al-bab Al-Maftuh, no. 230 oleh Syekh Ibnu Utsaimin rahimahullah.)

Related Posts

Leave a Reply