Kaedah Dalam Ibadah

(Bagian Satu)

MUQADDIMAH

Kaum Muslimin yang dirahmati oleh Allah Tabaaraka wa Ta’ala

Tujuan dari hidup kita didunia ini adalah untuk mewujudkan ‘ubudiyyah, ketaatan dan memperbanyak amal shalih sebagai bekal untuk kehidupan akhirat ..

Allah Ta’ala berfirman :

(الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُور)

“(Dialah) Yang telah menciptakan kematian dan kehidupan, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang paling ahsan amalannya. Dan Dia Mahaperkasa, Maha Pengampun.”

____________________

Surat Al Mulk : 2

Berkata Imam Qatadah rahimahullah terkait makna أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا (siapa di antara kamu yang paling ahsan amalannya)

اي :خير عملا
Yaitu (siapa yang) paling baik amalannya

Berkata Muhammad bin ‘Ajlan rahimahullah :
ولم يقل أكثر عملا
dan (Allah) tidak mengatakan (siapa) yang paling banyak amalannya
______
Tafsir Ibnu Katsir

Ini menunjukkan bahwa amal itu yang penting adalah kualitasnya dan memenuhi syarat-syarat diterimanya amal, bukan sekedar banyaknya saja namun tidak memenuhi syarat diterimanya amal.

Berkata Imam Fudhail bin ‘Iyadh rahimahullah :
أخلصه وأصوبه
Yaitu yang paling ikhlas dan yang paling benar amalannya

dan beliau juga berkata :
: العمل لا يقبل حتى يكون خالصا صوابا ، الخالص : إذا كان لله ، والصواب : إذا كان على السنة
Amal itu tidak akan diterima oleh Allah hingga amal itu ikhlas dan benar. Amal yang ikhlas adalah jika dipersembahkan untuk Allah dan amal itu benar jika berada diatas sunnah.
___________________
Tafsir Al Baghawi

Dengan demikian kita mengetahui bahwa syarat diterimanya amal itu ada 3 (tiga) :

1ISLAM

Dalilnya adalah :

(وَمَا مَنَعَهُمْ أَنْ تُقْبَلَ مِنْهُمْ نَفَقَاتُهُمْ إِلَّا أَنَّهُمْ كَفَرُوا بِاللَّهِ وَبِرَسُولِهِ وَلَا يَأْتُونَ الصَّلَاةَ إِلَّا وَهُمْ كُسَالَىٰ وَلَا يُنْفِقُونَ إِلَّا وَهُمْ كَارِهُونَ)

Dan tidak ada yang menghalangi diterimanya infak mereka kecuali karena mereka kafir (ingkar) kepada Allah dan Rasul-Nya ..”
__[Surat At-Taubah 54]

(وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ)

Dan barangsiapa mencari agama selain Islam, maka tidak akan diterima darinya, dan di akhirat dia termasuk orang yang merugi”
____[Surat Ali ‘Imran 85]

2 – AL IKHLASH

(وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ ۚ وَذَٰلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ)

Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama, dan juga agar melaksanakan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar)”
____ [Surat Al-Bayyinah 5]

3- MENGIKUTI PETUNJUK RASULULLAH

مَنْ عَمِلَ عَمَلًا لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ
Barangsiapa yang mengamalkan amalan yang tidak kami perintahkan maka amalan itu tertolak “

Bersambung..

___🌺🌺🌺___

Related Posts

Leave a Reply